Dalam Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri, ilmu bela diri yang hebat harus selalu diiringi dengan moralitas yang luhur. Untuk menjaga integritas setiap anggotanya, Pak Dirdjo merumuskan sebuah sumpah setia yang dikenal sebagai **Janji Prasetya Pesilat Perisai Diri**. Ini bukan sekadar hafalan yang diucapkan saat pembukaan latihan, melainkan kompas moral yang membimbing perilaku pesilat di dalam maupun di luar matras.
Janji Prasetya: Bedah Makna
Janji Prasetya terdiri dari poin-poin fundamental yang mencakup hubungan pesilat dengan Tuhan, Negara, Masyarakat, dan Dirinya Sendiri. Di PD Panghegar, kami sangat menekankan pengamalan janji ini agar siswa tidak hanya tumbuh menjadi petarung yang hebat, tetapi juga warga negara yang berintegritas tinggi.
1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
Bahwa setiap ilmu yang kita miliki adalah titipan dari Sang Pencipta. Pesilat PD harus selalu rendah hati dan menjalankan perintah agama masing-masing sebagai landasan spiritualitas.
2. Setia dan Taat kepada Negara
Pesilat PD adalah ksatria bangsa yang siap membela kehormatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.
3. Mengutamakan Kejujuran dan Kebenaran
Kekuatan tanpa kejujuran adalah kejahatan. Pesilat dilatih untuk berani membela yang benar dan selalu berkata jujur meskipun dalam situasi sulit.
4. Membantu Sesama dan Lemah
Ilmu silat adalah amanah untuk menjadi pelindung bagi mereka yang tidak berdaya, bukan untuk menindas atau merasa lebih hebat dari orang lain.
Etika Seorang Ksatria
Selain Janji Prasetya, pesilat PD juga terikat pada kode etik tak tertulis yang dijunjung tinggi selama puluhan tahun. Salah satunya adalah sikap **"Tahu Diri"**. Seorang pesilat harus tahu kapan harus bertindak dan kapan harus menahan diri. Ia tidak akan pamer kemampuan (ujub) di depan umum hanya untuk mendapatkan pujian. Di era media sosial saat ini, kode etik ini menjadi sangat relevan agar para siswa bijak dalam menampilkan diri.
Di PD Panghegar, kami sering mengadakan sesi dialog singkat sebelum atau sesudah latihan untuk membahas aplikasi Janji Prasetya dalam kehidupan sehari-hari anak-anak. Misalnya, bagaimana jujur saat ujian sekolah atau bagaimana membantu teman yang sedang kesulitan. Kami ingin janji ini mendarah daging dalam karakter mereka, menjadi identitas yang mereka bawa seumur hidup.
Warisan Moral yang Abadi
Bagi orang tua, menitipkan anak di Perisai Diri berarti menitipkan mereka pada sistem pendidikan karakter yang lengkap. Kita tidak ingin anak-anak kita hanya kuat fisiknya tapi rapuh moralnya. Dengan Janji Prasetya, kita sedang membangun pondasi masyarakat yang lebih beradab dan berintegritas.
Mari bergabung bersama keluarga besar Perisai Diri Panghegar. Di sini, kita tidak hanya mencetak juara di gelanggang, tapi kita mencetak pemenang dalam kehidupan yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur kemanusiaan. Jadilah pesilat yang disegani karena kemampuan teknisnya, namun dicintai karena keluhuran budinya.
Bangun Integritas Putra-Putri Anda
Berikan pendidikan karakter terbaik melalui bela diri yang menjunjung tinggi nilai moralitas. Daftar trial kelas sekarang.
Hubungi via WhatsApp